FIELD TRIP MAHASISWA MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIK KE THAILAND

Dalam kegiatan field dipandu tour leader yg berkebangsaan Thailand dan fasih berbahasa melayu/indonesia, sehingga komunikasi berjalan lancar.Kawasan2 wisata prioritas dikunjungi, sehingga memberikan pengetahuan dan wawasan bg mhs apalagi dialog antara mhs dgn tourleader terhadap kebijakan2 pemerintah ybs dan pusat wisata bahari ada di pantai Pataya yg menjadi idola wisata mancanegara.Selain itu juga pasar2 tradisional banyak tumbuh berkembang dan menyajikan komoditi oleh2 bagi wisatawan spt busana/pakaian dan makanan2 ringan khas Thailand.Pelayanan bagi pedagang2 tsb sangat komunikatif dan harga pasti dicamtumkan pada setiap barang/jenis makanan tertera harganya msg2 dalam satuan mata uang Bath.Yang menarik dalam perjalanan dari satu tempat ke lokasi wisata menggunakan 2 bis dgn kapasitas msg 40 sheet, disempatkan didalam bis tsb diberi pencerahan ttg penulisan proposal penelitian tesis yaitu utk bis 1 oleh ketua prodi Dr Warjio MA dan Bis 2 oleh sekretaris prodi Dr Abdul Kadir Msi.Suatu hal yg tdk bisa dilaksanakan yg terjadwal dari awal adalah kunjungan ke KBRI di Bangkok, karena pada jadwal tsb bersamaan ada KTT ASEAN, dimana para Staf KBRI disibuki utk persiapan KTT dimaksud terutama pengurusan Delegasi RI khususnya kedatangan Presiden RI Bapak Ir.Joko Widodo. Namun dengan tidak mengurangi makna fieldtrip tsb waktu2nya dipenuhi kegiatan ke zona2 wisata yg menjadi ikon negara Thailand.Akhir dari kegiatan dipesankan kpd mhs MAP agar segera mempersiapkan proposal penelitian utk semua klas MAP 2018. Ternyata semangat fieltrip tsb saat mereka ada yg sudah masuk jadwal seminar hasil penelitian melslui daring UMA karena dampak pandemi covid19. Kegiatan ini semua baik fieldtrip dan proses PBM di Prodi MAP adalah atas dedikasi yang tinggi dari Kasubbag Pendidikan Prodi MAP (sdr Ricky Hasibuan S.Sos) yg juga ikut serta utk memback up pemantauan mhs selama fieldtrip berlangsung dan kembali ke Indonesia. .

Kegiatan Workshop Kebijakan Publik Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik Universitas Medan Area

Bahwa sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas kemampuan mahasiswa baik dibidang pembelajaran maupun praktek di lapangan terutama terkait kebijakan-kebijakan publik yang menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat maka sudah menjadi program setiap tahunnya menyelenggarakan workshop kebijakan publik yang merupakan implementasi dari mata kuliah manajemen sumber daya manusia. untuk tahun 2020 mahasiswa angkatan T.A 2019-2020 telah melaksanakan kegiatan workshop tersebut pada tanggal 7 s/d 8 Maret 2020 yang bertempat di Berastagi Cottage Tanah Karo. dalam aktivitas tersebut disamping mereka memperoleh pembelajaran berupa outbond yang di berikan oleh instruktur yang sudah profesional yang dikaitkan dengan kegiatan-kegiatan yang menuntut kecerdasan dan keterampilan termasuk membentuk dinamika kelompok. selain kegiatan tersebut pada jadwal berikutnya dengan didampingi para dosen terkait, mereka dibentuk dalam 4 kelompok, dimana masing-masing kelompok melakukan kegiatan kelapangan yaitu mengunjungi pasar tradisional, kegiatan pedagang kaki lima, tempat-tempat wisata dan usaha penunggang kuda. dari hasil tersebut kepada masing-masing kelompok membuat catatan dan dokumen bagaimana fenomena kebijakan publik yang dilakukan oleh pemkab karo terhadap stakeholder tersebut. selanjutnya masing-masing kelompok membuat laporan dan selanjutnya dipresentasikan dalam ruang kelas (waktu tertentu), sehingga diharapkan kepada mereka mendapatkan gambaran bagaimana kebijakan kebijakan publik dalam implementasinya, sehingga mereka akan ter motivasi dan mendapat referensi untuk menulis proposal penelitiannya dalam mendukung tugas akhir masing-masing mahasiswa tersebut.

Rapat Team Teaching Prodi Magister Ilmu Administrasi Publik

Pada dasarnya sebelum dilakukan perkuliahan per semester, program studi mengundang dosen-dosen yang tercantum dalam perkuliahan semester yang akan berjalan, dimana dalam rapat tersebut dihadiri disamping dosen tetap program studi Magister Ilmu Administrasi Pemerintah dan dosen tidak tetap yang berasal dari universitas/perguruan tinggi lain, dalam pertemuan tersebut adanya pengarahan dari wakil direktur satu bidang akademik, yang memberikan arahan bagaimana upaya peningkatan proses PBM serta dalam mengampu matakuliah disesuaikan dengan RPS semester yang telah ditetapkan, disamping itu tertib administrasi waktu jam perkuliahan.selain itu ketua program studi Magister Ilmu Administrasi Pemerintah juga memberikan arahan untuk peningkatan proses PBM dalam kaitan peningkatan mutu dan daya saing program studi dimasa mendatang,juga mengharapkan peran serta dari tim teaching dapat memberikan dorongan dan dukungan diantaranya memotivasi para mahasiswa untuk meningkatkan kualitas penulisan tesis dan bagaimana upaya hasil tulisan tersebut dapat di masukan dalam jurnal-jurnal yang terakreditasi baik nasional maupun internasional. disamping hal tersebut ketua program studi MAP mengharapkan partisipasi dari dosen dosen yang ada untuk mempromosikan program studi MAP kepada jejaring yang dapat menginformasikan kepada masyarakat/keluarga/siapun yang dinilai dapat memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa program studi Magister Ilmu Administrasi Pemerintah.

Launching Program Doktor S3 Ilmu Pertanian Universitas Medan Area

Program Doktor (S3) Ilmu Pertanian Universitas Medan Area (UMA) resmi diluncurkan di JW Marriot Hotel Medan, Kamis (12/3/2020). Program Doktor di UMA yang dikelola Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim ini, diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bidang pertanian di Sumatera Utara (Sumut).

Demikian di antara harapan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, usai launching Program Doktor Ilmu Pertanian UMA ini. “Selain nantinya SDM lebih unggul, karena memang daerah Sumut ini daerah terbesar pertanian, diharapkan dapat melatih petani-petani di daerah kita tentang hal-hal baru untuk meningkatkan produksi pertanian,” sebut pria yang akrap disapa Ijeck itu.

Ijeck juga berharap dengan Program Doktor Ilmu Pertanian UMA ini juga bermanfaat ke depannya untuk bisa memberikan pengetahuan bagaimana memasarkan pertanian kepada petani-petani di Sumut. “Supaya produk yang baik, produk yang unggul dapat dibarengi dengan harga pasar bisa stabil dan juga bisa diterima dan mudah-mudahan Sumut bisa ekspor hasil pertanian ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim UMA, Drs HM Erwin Siregar MBA menyebutkan, Program Doktor Ilmu Pertanian ini dibuka atas dasar permintaan masyarakat terutama menyediakan tenaga ahli yang memiliki kompetensi khususnya di program doktor sektor pertanian semuanya telah terpenuhi.

“Pemerintah melihat bahwa UMA memiliki prestasi yang sangat baik terutama akreditasi rata-rata mendapat nilai A dari badan akreditasi. Selain itu juga perpustakaan yang mendapat penilaian dan terakhir UMA mendapat penghargaan greend metrix pada akhir 2019 lalu untuk tingkat nasional dan nomor 2 untuk tingkat Sumatera Utara,” ujarnya.

Disebutkan, UMA saat ini sedang mempersiapkan tenaga pengajar yang saat ini sedang melaksanakan pendidikan lanjut. “Ada sekitar 46 orang dosen yang kita sekolahkan baik di dalam maupun luar negeri. UMA sudah melaksanakan sistem pembelajaran digitalisasi (paperless). UMA juga telah menjalin kerjasama dengan universitas baik dalam dan luar negeri,” paparnya.

Sedangkan Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc menambahkan, Program Doktor Ilmu Pertanian UMA sudah siap melaksanakan program doktor dan memastikan berjalan sesuai aturan dan standar yang benar, tentunya ruang kuliah, laboratorium, dan enam dosen tetap dan dua dosen tambahan. “Staf pengajar terdiri dari 8 profesor, dan 18 doktor yang sesuai aturan dan stantar yang ditentukan,” sebutnya.

Kerjasama dengan Pemerintahan Provinsi Sumut, kata Rektor, tentunya dalam kerjasama penyusunan topik-topik penelitian atau riset jurnal internasional yang bisa dipatenkan. “Selain itu juga ada inovasi baru atau temuan yang bisa digunakan di dalam lingkungan pemerintahan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD berharap banyak terhadap hasil Program Doktor Ilmu Pertanian UMA menghasilkan tenaga pengajar yang bagus, pelatih petani, pengusaha, pimpinan dan jadi peneliti.

“Aspeknya itu kita mengharapkan yang baru yakni dalam menulis riset yang baru, inovasi baru, hasil produk yang baru. Ini menunjang perekonomian kita dalam pembangunan nasional di Sumatera Utara. Kita perlu SDM yang banyak untuk menunjang program ini untuk menjadi doktor. Kualitas harus dijaga. Kenapa? Karena memanage prodi S3 itu pekerjaannya banyak,” ucap dia.

Dikatakan, ini adalah calon pemimpin ke depan yang mendorong pembangunan yang lebih baik lagi.

English Version : Launching of Doctoral Program in Agricultural Sciences, University of Medan Area