4 Manfaat Menaruh Bawang Putih di Bawah Bantal Saat Tidur

Bawang putih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun tahukah kalian bahwa meletakkan bawang putih di bawah bantal saat tidur juga bisa bermanfaat loh.

Manfaat Menaruh Bawang Putih di Bawah Bantal Saat Tidur

Bawang putih menjadi bumbu dapur yang banyak digunakan untuk berbagai olahan masakan. Meski memiliki aroma yang menyengat, bawang putih nyatanya punya segudang manfaat luar biasa, seperti melawan sel kanker, mendetoksifikasi tubuh, mengurangi lemak tubuh hingga memperpanjang hidupmu.

Setelah Anda mengetahui betapa bermanfaatnya bawang putih bagi tubuh, Anda tentu akan belajar untuk mengabaikan aromanya yang menyengat, bukan?

1. Mengatasi hidung tersumbat

Jika Anda tengah mengalami hidung tersumbat, Anda akan merasa lega saat mencium aroma bawang putting. Itu karena bawang putih mengandung antibiotik kuat yang disebut allicin, yang perlahan menguap dari bawang putih dan melawan kuman dan infeksi.

Allicin bawang putih juga membantu membersihkan saluran dalam hidung dengan melarutkan lendir. Prosesnya tentu bertahap, tapi itu sepadan. Setelah beberapa saat, Anda akan terbebas dari hidung tersumbat dan bisa bernapas dengan lega.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Bawang putih memiliki kemampuan untuk menghancurkan semua jenis bakteri jahat, karena memiliki sifat antibakteri yang sangat kuat.

Allicin menghentikan dua kelompok fermentasi yang memungkinkan bakteri menular berkembang biak di tubuh.

Jika Anda rutin meletakkan bawang putih di bawah bantal, Anda akan merasa lebih terjaga di pagi hari. Selain itu, Anda juga jarang sakit.

3. Tidur lebih nyenyak

Bawang putih kaya akan vitamin B1, yang dikenal bisa membantu memerangi gangguan tidur. Selain itu, ada juga banyak vitamin B6 dalam bawang putih, yang bisa meningkatkan sekresi melatonin secara signifikan.

4. Mengusir serangga

Jika Anda takut laba-laba merangkak ke dalam mulutmu saat tidur atau pernah terbangun karena gigitan nyamuk berulang kali, ini yang Anda butuhkan.

Bawang putih beracun bagi serangga, terutama nyamuk. Itu sebabnya makhluk kecil ini menjauhi bau bawang putih

artikel terkait : Transformasi Digital BEI untuk Pasar Modal RI

Transformasi Digital BEI untuk Pasar Modal RI

“Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau. Teknologi remote adalah pilihan terbaik untuk meningkatkan risiko kita dengan biaya rendah,” kata dia dalam The 7th Indonesian Finance Association (IFA) International Conference, Rabu, 6 Oktober 2021.

Di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan kerjasama dengan sejumlah institusi, BEI telah meluncurkan banyak transformasi yang didorong oleh teknologi digital.

 

 

Pertama, yakni terkait pembukaan rekening. Bursa telah melakukan banyak diskusi dengan OJK, KSEI, dan pihak terkait lainnya, seperti Perusahaan Efek, Bank, Dukcapil dan penyedia tanda tangan digital untuk mendukung pembukaan akun jarak jauh tanpa tatap muka.

“Sehingga paperless dan tanpa tanda tangan basah, memungkinkan investor dapat membuka akun dari jarak jauh dengan mudah dan juga menghemat waktu. Dari sebelumnya 14 hari, menjadi hanya satu hari untuk membuka akun,” kata dia.

Selain itu, pembukaan rekening lewat skema ini juga lebih murah. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah di masa pandemi yang memeberlakukan pembatasan sosial. Melarang masyarakat mengadakan pertemuan untuk membendung penyebaran virus covid-19.

Kedua. Bursa juga mengotomatisasi proses IPO meluncurkan e-IPO. Sebuah platform elektronik untuk mendukung penawaran umum perdana kepada publik. Sehingga masyarakat luas dapat membeli saham di pasar primer dengan mudah saat IPO, hanya dari smartphone.

Fithri mengatakan, sebelumnya akses di pasar primer dibatasi oleh lokasi dan terbatasnya jumlah investor ritel.

1.Sederet Transformasi Digital BEI untuk Pasar Modal Indonesia

Merespons perkembangan teknologi, Bursa Efek Indonesia (BEI) turut melakukan sejumlah transformasi.

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI, Fithri Hadi mengatakan, Bursa senantiasa mengotomatisasi proses bisnis dalam ekosistem pasar modal menjadi semakin terintegrasi, efisien, memiliki jangkauan lebih luas serta dengan biaya yang rendah.

“Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau. Teknologi remote adalah pilihan terbaik untuk meningkatkan risiko kita dengan biaya rendah,” kata dia dalam The 7th Indonesian Finance Association (IFA) International Conference, Rabu, 6 Oktober 2021.

 

artikel terkait : Keluhan Warga Sertifikat Vaksin Tidak Muncul di Aplikasi PeduliLindungi

Penyebab Anda Sulit Tidur Nyenyak dan Cara Mengatasinya

Setiap orang tentu ingin memiliki kualitas tidur yang baik. Ya, tidur nyenyak sangat penting untuk tubuh. Sayangnya tak sedikit dari kita yang kerap sulit tidur nyenyak.Kurang tidur secara teratur tentu akan membuat kita merasa lelah setelah bangun tidur. Selain itu, salah satu alasan utama memiliki kualitas tidur yang baik yakni untuk menambah berat badan. Nyatanya ada beberapa penyebab mengapa Anda tidak bisa tidur dengan nyenyak. Beberapa di antaranya bahkan menjadi kebiasaan Anda sehari-hari. Nah, penasaran apa saja penyebab yang membuat Anda sulit tidur dan bagaimana solusinya? Berikut ulasannya :

1. Posisi tidur

Tidur dalam posisi yang tidak nyaman, baik sendiri atau bersama pasangan, membuat tubuh Anda stres, sehingga kurang istirahat. Solusinya, coba untuk ambil posisi yang Anda rasa paling nyaman dan cobalah untuk tidak mengubahnya sampai Anda tertidur.

2. Pikiran berlebihan

Kita sering tidak membiarkan otak kita beristirahat dari masalah sehari-hari sebelum tidur, yang berakibat pada kualitas tidur yang rendah.Solusinya, coba alihkan perhatian Anda dari semua kekhawatiran dan arahkan pikiran Anda pada hal lain, seperti mengingat nama negara yang diawali dengan huruf yang sama atau coba hitung domba.

3. Bising

Suara apa pun, baik itu suara mobil di luar rumah atau suara keras dari tetangga, itu akan menghalangi tubuh Anda untuk beristirahat.Untuk itu, coba gunakan penyubat telinga untuk menghindari suara bising yang membuat Anda sulit tidur.

4. Pencahayaan

Bahkan cahaya terkecil dari lampu atau lampu LED akan mengacaukan tidur Anda. Nyatanya semakin ruangan kamar Anda gelap, semakin baik dan memudahkan Anda tidur.Solusinya, coba singkirkan semua sumber cahaya atau kenakan masker tidur.

5. Latihan fisik

Latihan fisik akan merangsang sistem saraf, itulah sebabnya mengapa tertidur setelah pergi gym bisa menjadi masalah. Solusinya, berolahraga tidak kurang dari tiga jam sebelum tidur.

6. Suhu udara yang salah

Meskipun tertidur dalam kehangatan itu menyenangkan, suhu optimalnya adalah 15-23 derajat Celcius. Solusinya, tutupi dengan selimut tipis dan ganti dengan selimut hangat di malam hari.

 

artikel terkait : Garuda Indonesia di Ambang Kebangkrutan ?

Transformasi BUMN Menjadi Lokomotif Ekonomi Nasional

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan efisiensi dan restrukturisasi BUMN melalui pembentukan holding, merger atau akuisisi dan likuidasi.
Kabar terakhir, Kementerian BUMN akan kembali menyederhanakan jumlah BUMN dengan melikuidasi tujuh BUMN. Dengan langkah penyederhanaan itu, jumlah BUMN makin menyusut. Sebelumnya tercatat sebanyak 142 BUMN di Indonesia. Jumlah itu sekarang mulai berkurang. Data dari Kementerian BUMN, seperti tercatat dalam bumn.go.id, pada tahun 2018, jumlah BUMN sudah berkurang menjadi 116 BUMN.
Pada tahun berikutnya (2019) jumlah BUMN berkurang lagi menjadi 114 BUMN. Dan, pada tahun 2020, jumlah BUMN kembali menyusut ke angka 108 BUMN. Rinciannya, 16 BUMN go public, 78 BUMN non go public, dan 14 BUMN Perum.
Bukan hanya jumlah BUMN yang berkurang, Kementerian BUMN juga menyederhanakan jumlah klaster BUMN. Sebelumnya tercatat 27 klaster BUMN, kemudian dirampingkan menjadi 12 klaster. Di luar itu, Kementerian BUMN juga membuat holding BUMN yang sudah berjalan sejak 2014. Ada enam sektor industri, yaitu holding perkebunan, kehutanan, industri tambang, minyak dan gas, farmasi, dan holding asuransi.Secara kuantitas, jumlah BUMN memang cukup banyak. Bukan persoalan mudah untuk mengelola BUMN yang berjumlah seratus lebih itu. Untuk itu, Kementerian BUMN mempunyai target merampingkan jumlah BUMN menjadi hanya sekitar 70-an BUMN. Bahkan, Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan, dalam lima tahun ke depan, jumlah BUMN lebih sedikit lagi, cukup sekitar 40-an sehingga lebih efisien.
Singkatnya, dalam rangka optimalisasi dan refocusing bisnis, Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir menginginkan adanya efisiensi dan restrukturisasi BUMN (holding, merger, akuisisi, dan lainnya). Tentu, langkah efisiensi dan restrukturisasi BUMN diambil setelah melakukan pemetaan terhadap sejumlah BUMN.
Kementerian BUMN telah memetakan BUMN-BUMN dalam empat kategori. Pertama, BUMN yang fokus menghasilkan nilai ekonomi dan memberikan nilai tambah bagi negara (surplus creator). Kedua, BUMN yang fokus utama pada pelayanan publik (welfare creators). Ketiga, BUMN yang bertugas memberikan nilai ekonomi sekaligus memberikan pelayanan publik (strategic value). Dan, keempat, BUMN yang tidak memiliki nilai ekonomi maupun pelayanan publik (dead weight). Dalam konteks itu, BUMN-BUMN yang value-nya kecil apalagi merugi dan tidak memiliki opportunity dimasukkan sebagai kategori BUMN yang harus dilikuidasi. Ada juga BUMN-BUMN yang harus disehatkan, yaitu BUMN-BUMN yang memiliki beban utang yang besar namun masih memiliki opportunity sekalipun profitnya belum menggembirakan.
Padahal BUMN memainkan peran sangat strategis dan mempengaruhi perekonomian Indonesia secara makro. Kapasitas usaha BUMN sangat besar. Ini menjadi modal pemasukan dan pendapatan bagi negara. Pada tahun 2018, total aset dari sebanyak 113 BUMN mencapai Rp 8.117,6 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak Rp 3.318,56 triliun adalah aset lancar dan Rp 4.799,05 triliun adalah aset tidak lancar. Sebanyak 12 BUMN memiliki aset di atas Rp 100 triliun, dan tiga BUMN di antaranya memiliki aset di atas Rp 1.000 triliun. Sebagai catatan, dalam 10 tahun terakhir, BUMN telah memberikan kontribusi dalam penerimaan negara sebesar Rp 3.295 triliun. Penerimaan negara itu dalam bentuk dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan pajak. Lebih rinci lagi, dari jumlah itu 54% atau sebesar Rp 1.972 triliun adalah penerimaan pajak, 11% atau Rp 388 triliun adalah dividen, dan PNBP sebesar 30% atau Rp 1.035 triliun. Dalam rapat kerja bersama Komisi VI pada awal Juni 2021, Menteri BUMN mengungkapkan laba seluruh perusahaan BUMN pada 2020 hanya mencapai Rp 28 triliun atau anjlok 77% dibanding  laba bersih perusahaan BUMN pada 2019 yang mencapai Rp 124 triliun.

ARTIKEL TERKAIT : Unsur-Unsur Berita dan Contoh Teks Berita Covid-19