Pengertian Kemiskinan
Bagaimana seseorang dapat dikategorikan miskin?
Kemiskinan merupakan suatu kondisi pada seseorang atau kelompok yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya dalam kehidupan. Meliputi sandang, pangan, dan papan alias kebutuhan pakaian, makanan, dan tempat tinggal. Selain itu, orang yang dikategorikan miskin juga tidak memiliki pendidikan dan kesehatan yang layak bagi dirinya.
Pemerintah menetapkan garis kemiskinan melalui dasar penetapan standar dan kebijakan ekonomi. Hal ini berarti kemiskinan salah satunya disebabkan oleh perkembangan ekonomi yang disusun oleh pemerintah gagal untuk dilaksanakan.
Kemiskinan juga diartikan sebagai kondisi kekurangan kesejahteraan serta aksi perampasan kebebasan bagi setiap manusia dalam mencapai sesuatu.
Masalah kemiskinan tidak hanya terjadi pada penduduk Indonesia saja, namun di beberapa negara di dunia. Bahkan ada beberapa negara yang digolongkan sebagai negara miskin.
Apakah kemiskinan terjadi di semua negara?
Kemiskinan merupakan salah satu masalah yang dihadapi semua negara, baik negara yang telah maju, negara berkembang dan bahkan negara terbelakang sekalipun tak bisa lepas dari yang namanya kemiskinan. Kemiskinan dapat ditemui baik di desa maupun di kota.
Apakah di negara maju ada kemiskinan?
Kemiskinan dapat menunjukkan pada kondisi individu, kelompok, maupun situasi kolektif masyarakat. Kemiskinan yang bersifat massal dan parah pada umumnya terdapat di negara berkembang, namun terdapat bukti bahwa kemiskinan juga terjadi di negara maju.
Untuk menggolongkan suatu negara ke dalam kelompok negara maju, berkembang, atau miskin, berlakulah dua kelompok indikator, yaitu :
- Indikator kuantitatif
Indikator kuantitatif yaitu semua data dalam suatu negara yang dapat dihitung dan diperkirakan.
1.Jumlah dan kepadatan penduduk
2.Tingkat pertumbuhan penduduk
3.Angka beban tanggungan
4.Usia harapan hidup
- Indikator Kualitatif
Indikator Kualitatif yaitu semua data dalam suatu negara yang hanya dapat dibandingkan saja.
1.Etos kerja dan mainset (pola fikir)
2.Kualitas dan kuantitas pendidikan
3.Tingkat kesehatan dan kesejahteraan
4.Tingkat kesadaran hukum
5.Mata pencaharian.
Ciri-ciri negara maju
1.Memiliki pendapatan per kapita yang tinggi.
2.Memiliki tingkat kesehatan yang tinggi dan tingginya angka harapan hidup.
3.Memiliki kualitas pendidikan yang baik yaitu dengan ditandai adanya tingkat melek huruf yang baik serta partisipasi bersekolah yang tinggi.
4.Memiliki tingkat kesejahteraan hidup yang baik.
5.Tingkat kelahiran dan kematian yang rendah.
6.Perekonomian dilakukan dengan berbasis industri, perdagangan, dan jasa.
7.Menguasai pasar modal dan teknologi yang mutakhir.
8.Kedisiplinan dan keteraturan dalam kehidupan sosial.
9.Tingginya kesadaran terhadap lingkungan.
10.Adanya kehidupan demokrasi yang matang.
artikel terkait : PENGEMBANGAN DAN PERUBAHAN ORGANISASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
