Paradigma merupakan suatu cara pandang, nilai-nilai, metode-metode, prinsip dasar, atau cara memecahkan sesuatu masalah, yang dianut oleh suatu masyarakat ilmiah pada suatu masa tertentu
STANDAR SUATU DISIPLIN ILMU, MENCAKUP:
1.FOKUS, mempersoalkan “what of the field” atau metode dasar yg digunakan atau cara-cara ilmiah apa yg dpt digunakan utk memecahkan suatu persoalan.
2.LOKUS, mencakup “where of the field” atau medan atau tempat dimana metode tersebut digunakan atau diterapkan
Nicholas Henryè Lima Paradigma
1.Paradigma Dikotomi Politik-Administrasi (1900-1926)
Tokoh: Frank J.Goodnow; Leonard D. Whiteè
“ Politik harus memusatkan perhatian thd kebijakan atau ekspresi dari kehendak rakyat, sedang administrasi berkenaan dengan pelaksanaan atau implementasi dari kebijakan atau kehendak tsb.
Implikasi dr paradigma ini adalah bahwa administrasi hrs dilihat sbg sesuatu yg bebas nilai, dan diarahkan utk mencapai nilai efisiensi dan ekonomi
•Perhatian Ilmu Politik adalah pada persoalan “Who should make law and what the law should be”
•Perhatian Ilmu Administrasi Publik adalah “ How law should be administered with enlightment with equity, with spread and without friction”
•Paradigma ini hanya menekankan pada aspek “lokus” saja yaitu “government bureaucracy”, tetapi aspek “fokus” atau metode apa yg harus dikembangkan dalam administrasi publik kurang dibahas scr jelas dan terperinci.
DAMPAK THD PERKEMBANGAN ADM.PUBLIK
1.POSITIF : Lahirnya dorongan yg sangat kuat untuk menjadikan Adm.Publik sebagai ilmu è muncul buku “ Introduction to the Study of Public Administration” karya L.D.White (1926) è buku teks pertama yg membahas Administrasi Publikè memperoleh legitimasi akademik
2.NEGATIF : Tidak adanya unsur inovatif dari Adm.Publikè hanya sbg unsur pelaksana, dan terbatas pada masalah organisasi, kepegawaian dan penyusunan anggaran dalam birokrasi
2.Paradigma Prinsip-Prinsip Adm.Publik (1927-1937)
Tokoh:
Willoughby è“ The Principles of (Public) Administration” è sbg tonggak kelahiran paradigma prinsip administrasiè “ Certain principles of administration existed, they could be discovered and that administrators would be expert in their work if they learn how to apply these principles”.
Urwick & Gullick è 7 prinsip adm: POSDCORB è
“ They worked in any administrative setting, regardless of culture, function, environment, mission, or institutional framework and without exception it therefore followed that could be applied succesfully any where”
BEBERAPA KRITIKAN :
1.Herbert Simon :
Prinsip-prinsip administrasi secara logis tdk konsisten, misalnya: prinsip hirarki kewenangan dengan efektivitas komunikasi
2.Marx :
Prinsip birokrasi yang “apolitical” tidaklah dapat ditemukan dalam realitas, shg konsep “value-free administration” sebenarnya adalah “value-laden politics”
ARTIKEL TERKAIT: Pengertian dan Hakekat Pelayanan Publik
