
Organisasi adalah sekelompok orang yang berkumpul dan bekerja sama dengan cara yang terstruktur untuk mencapai tujuan atau sejumlah sasaran tertentu yang telah ditetapkan bersama.
Terdapat organisasi formal dan organisasi informal. Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar, serta dengan hubungan kerja yang rasional dan keberadaannya didukung aspek legal.
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang terlibat pada suatu aktivitas serta tujuan bersama yang keberadaannya tanpa didukung dengan aspek legalitas yang jelas.
1.The Man (Orang-orang) The Man adalah orang-orang yang terlibat dalam organisasi dengan perannya masing-masing, misalnya komisaris, direksi, manajer, supervisor, pegawai dan semua sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan organisasi.
2.The Cooperation (Kerjasama) The Cooperation adalah kerjasama di antara orang-orang dalam suatu organisasi dengan berbagai peran dan fungsi yang berbeda-beda untuk mencapai tujuan tertentu. Sebuah tim kerja (team work) merupakan contoh nyata kerjasama yang baik di antara orang-orang dalam mencapai tujuan.
3.The Goals (Tujuan) The Goals adalah sasaran yang hendak dicapai di masa yang akan datang. Serangkaian tujuan tersebut biasanya akan dikelompokkan dalam tujuan jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. Tujuan jangka panjang tertuang dalam rencana jangka panjang (RJP), tujuan jangka menengah tertuang dalam rencana jangka menengah (RJM), dan tujuan jangka pendek tertuang dalam rencana kerja dan anggaran (RKA).
Sebuah organisasi harus menyediakan direction framework (kerangka kerja arahan) sebagai panduan kegiatan atau proyek dan dasar pengambilan keputusan organisasi.
Dengan direction framework tersebut, organisasi bisa menilai apakah kegiatan-kegiatan organisasi telah dilaksanakan dengan tidak menyimpang dari tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Semua keputusan harus dapat dievaluasi untuk menentukan kesesuaiannya dengan kerangka kerja tersebut. Direction framework yang harus disediakan sebuah organisasi meliputi:
visi, misi, strategi, prinsip, klien/pelanggan/pengguna, stakeholder, tujuan, sasaran, produk atau jasa, roles, responsibilities and skills.
1.Pure Profit Organization Tujuan organisasi ini adalah menyediakan atau menjual barang dan/atau jasa dengan maksud utama untuk memperoleh laba sebanyak-banyaknya sehingga bisa dinikmati oleh para pemilik. Sumber pendanaan organisasi ini berasal dari investor dan kreditor.
2.Quasi Profit Organization Tujuan organisasi ini adalah menyediakan atau menjual barang dan/atau jasa dengan maksud untuk memperoleh laba dan mencapai sasaran atau tujuan lainnya sebagaimana yang dikehendaki para pemilik. Sumber pendanaan organisasi ini berasal dari investor swasta, investor pemerintah, kreditor, dan para anggota.
3.Quasi Non-profit Organization Tujuan organisasi ini adalah menyediakan atau menjual barang dan/atau jasa dengan maksud untuk melayani masyarakat dan memperoleh keuntungan (surplus). Sumber pendanaan organisasi ini berasal dari investor pemerintah, investor swasta, dan kreditor. 4. Pure Non-profit Organization Tujuan organisasi ini adalah menyediakan atau menjual barang dan/atau jasa dengan maksud untuk melayani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sumber pendanaan organisasi ini berasal dari pajak, retribusi, utang, obligasi, laba BUMN/BUMD, penjualan aset negara, dan sebagainya.
artikel terkait : BeberapaKepemimpinanSituasional
