dministrasi Negara adalah manajemen dan organisasi dari pada manusia–manusia dan peralatannya guna mencapai tujuan–tujuan
pemerintah. Berdasarkan definisi–definisi di atas mengindikasikan bahwa administrasi Negara berkenaan dengan aktifitas badan/lembaga dengan
manusia di dalamnya untuk melaksanakan dan mencapai tujuan–tujuan Negara dan pemerintah.
Definisi berbeda dikemukakan oleh Dimock dan Dimock yang menyatakan bahwa administrasi Negara merupakan kegiatan pemerintah di
dalam melaksanakan kekuasaan politikya. Definisi ini mengaitkan proses politik dan pelaksanaanya. Hal ini dapat dipahami mengingat administrasi
Negara (dengan negara sebagai objeknya), karena administrasi negara merupakan dari proses politik dimana administrasi Negara berhubungan
dengan partai–partai politik denggan program–program pilitiknya, dan ikut serta menentukan metode–metodenya bagaimana kebijakan Negara
diselenggarakan , para ahli ilmu Negara kemudian memberikan perhatian terhadap dua hal yaitu administrasi bagi Negara–negara
yang sedang berkembang atau Negara yang sedang mengalami masa perubahan (dari masyarakat tradisional agraris ke arah masyarakat maju dan
mulai memperkembangkai indrustri). Yang kedua, adalah perhatian kepada masalah interrelasi antara administrasi sebagai ilmu maupun sebagai praktek di
bidang–bidang kehidupan yang lain. Pelopor gerakan ini antara lain adalah F. W. Riggs, John D. Montgomery, Milton Easman, dan sebagainya. Hal inilah
yang selanjutnya melahirkan apa yang disebut dengan administrasi pembangunan. Analisis dalam artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
teknik pendekatan survey literatur akademik dan bersifat inferential di bidang administrasi pembangunan dengan tujuan untuk memperoleh konsep dan teori
yang relevan dengan kajian pada administrasi pembangunan. Bersifat inferential, yaitu metode penelitian untuk masalah–masalah yang aktual yang
sedang terjadi dalam kehidupan masyarakat, Singarimbun dalam (Engkus,2017) Adapun data yang diperlukan diperoleh melalui upaya penelusuran
melalui berbagai sumber baik dari hasil kajian para pakar administrasi, hasil survey Lembaga independen, hasil penelitian akademisi kebijakan
publik,administrasi pembangunan,manajemen publik maupun sumber tulisan. dari berbagai media masa baik cetak maupun elektronik untuk
mendeskripsikan kejadian–kejadian yang berhubungan dengan administrasi pembangunan. Dengan demikian data yang diperoleh tergolong sebagai jenis
data sekunder yang selanjutnya dirubah dalam bentuk narasi maupun angka– angka sesuai denan kebutuan tampilan data. Tahap selanjutnya data tersebut
dianalisis berdasarkan teori dan konsep administrasi, bidang administrasi pembangunan dan diberikan pemaknaan melalui proses intrepretasi data.
PERSPEKTIF ADMINISTRASI PEMBANGUNAN: MENUJU KE ARAH KONVERGENTIF
Posted on by admin
0
