Hakekat Manajemen Kompensasi
OBagian dari sistem pengendalian manajemen:
1.Proses pengendalian manajemen: perumusan dan perencanaan strategi, pembuatan program kerja,penganggaran, pelaporan, pengukuran kinerja, analisis dan pemberian feed-back.
2.Struktur pengendalian manajemen: struktur organisasi, jejaring informasi, sistem kompensasi.
Keterkaitan Manajemen Kompensasi Dengan Manajemen Kinerja
OManajemen kinerja bagian dari proses pengendalian manajemen.
OManajemen kompensasi bagian dari struktur pengendalian manajemen.
OSistem manajemen kinerja yang baik perlu didukung oleh sistem kompensasi yang adil dan memotivasi.
Kompensasi & Manajemen Kompensasi
OKompensasi: balas jasa yang diberikan oleh organisasi atau perusahaan kepadakaryawan pada periode yang tetap, yang dapat bersifat finansial maupun non finansial.
OManajemen kompensasi: mekanisme untuk mendorong dan mempengaruhi personalia organisasi untuk mencapai tujuan dalamorganisasi.
Tujuan Manajemen Kompensasi
OMeningkatkan image positif organisasi.
OBerpeluang mendapatkan pekerja yang qualified.
OMempertahankan orang-orang yang memiliki keunggulan, kompetensi, berkualitas,dan berkarakter baik
OMendorong karyawan untuk memberikan kinerja melebihi standar normal.
OMembantu proses evaluasi jabatan (job evaluation),yang lebih realistis dan dapat dicapai (achievable).
Factors considered rewards decision
OLegal compliance with all appropriate laws and regulations
OThe role of collective bargaining and government in determining pay
OCost-effectiveness for the organization
OInternal, external, and individual equity for employees
OPerformance enhancement for the organization (performance-based pay)
OPerformance recognition and talent management for employees
OEnhanced recruitment, involvement, and retention of employees (competency-based pay)
OMarket competitiveness,needs pay survey
OIndividual vs team rewards
OGlobal compensation issues
PENDEKATAN PEMBERIAN PENGHARGAAN
1.Sistem prestasi kerja (merit system)
didasarkan pada job perfomance (keterampilan, keahlian, dan efektifitas kerja)
2.Sistem karir/senioritas (seniority system)
didasarkan pada masa kerja (senioritas)
3.Kombinasi antara prestasi dan senioritas
4.Cafetaria-style fringe benefits
OMemberikan reward berdasarkan paket-paket bonus atau kesejahteraan yang dapat dipilih pegawai.
Kriteria Kinerja Sebagai Dasar Kompensasi
1.Kriteria Keuangan:
Kemampuan menghasilkan laba (pusat laba) misal BUMD/BUMN
Kemampuan menjaring pendapatan (revenue centre) misal instansi pemungut pajak/retribusi
Kemampuan efisiensi anggaran (pusat biaya)
2.Kriteria non-keuangan
Aspek perilaku dan moral.
artikel terkait : Kebijakan Kesehatan dan jaga kesehatan dengan cara ini
