Pentingnya Hukum-hukum Moral
Begitu pentingnya kedudukan moral bagi manusia sehingga dalam banyak hal kemajuan suatu peradaban suatu bangsa dapat di ukur dari sejauhmana individu dalam suatu bangsa tersebut dapat menjunjung tinggi nilai-nilai moralitas.
- Hukum moral sangat urgen bagi manusia
- Moralitas terdiri dari Hukum-hukum Universal
- Hukum moral bersifat rasional dan objektif
Mengapa perilaku tidak etis terjadi ?
Kecenderungan mengedepankan etika personal ketimbang etika yang lebih besar (sosial).
vKecenderungan mengedepankan kepentingan diri sendiri
vTekanan dari luar untuk berbuat tidak etis.
Perilaku tidak etis di birokrasi pemerintah
Bohong kepada publik
KKN
Melanggar nilai-nilai publik: responsibilitas, akuntabilitas, transparansi, keadilan, dan lain-lain
Melanggar sumpah jabatan
Mengorbankan, mengabaikan, atau merugikan kepentingan publik
Definisi Etika Normatif
“Merupakan nilai atau norma-norma yang dapat menuntun manusia supaya bertindak secara baik dan menjauh dari hal-hal yang buruk, sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat”.
Bersifat individual seperti kejujuran ,disiplin diri,mengerjakan tugas. Menolak kebiasaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) karena dapat merugikan orang lain.
Definisi Etika Deskriptif
”Etika yang dapat dilihat secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia serta apa tujuan manusia yang sangat bernilai dalam hidup ini”.
Berkaitan dengan : Adat istiadat Kebiasaan, Anggapan baik & buruk (nilai dan perilaku manusia),
Moral sebagai Suatu Sistem Nilai
- Secara sederhana, nilai dapat dirumuskan sebagai objek dari keinginan manusia. Nilai menjadi pendorong utama bagi tindakan manusia dari berbagai macam nilai yang memengaruhi kompleksitas tindakan manusia, Moore membedakan enam macam nilai.
- membedakan antara nilai primer, sekunder, dan tertier. Pembedaan ini didasarkan pada kerangka berpikir yang menentukan usaha, angan-angan atau kepuasan seseorang
- terdapat perbedaan antara nialai semu dan nilai rill. Seseorang memiliki nilai semu apabila dia bertindak seolah-olah berpedoman kepada suatu nilai sedangkan ia sesungguhnya tidak menganut nilai tersebut
- ada nilai yang terbuka da nada pula yang tertutup. Suatu nialai disebut terbuka bila tidak terdapat rentang waktu yang membatasinya
- Perbedaan dapat digariskan antara nilai-nilai negative dan positif.
- suatu nilai terdapat pula dibedakan menurut orde atau urutannya
- Pembedaan yang cukup sering disebutkan dalan kaitannya dengan nilai ialah pembedaan antara nilai relative dan nilai absolut.
artikel terkait : Teori Organisasi dan Administrasi
