Perbandingan Teori Organisasi Klasik, Neo-Klasik & Modern
Posisi Bidang Kajian Manajemen Stratejik Dalam Perkembangan Teori OrganisasiTeori Klasik(Awal Abad 18Teori Neo-Klasik (1940-an)Teori Modern(1950-an)
Scientific Management TheoryGeneral Administrative Management TheoryBehavioural Management TheoryQuantitative Management TheorySystem ApproachContingency ApproachStrategic Management Theory Japanese Management Style
Titik Mula Bidang Kajian Manajemen Stratejik
•Manajemen Stratejik merupakan bagian dari pendekatan modern dalam teori organisasi dan manajemen
•Konsentrasi pada proses pengambilan keputusan dan kajian serta analisis aktifitas terkait kinerja jangka panjang organisasi.
•Manajemen stratejik adalah bidang kajian yang masuk dalam kategori teori kontingensi atau kontingensi struktural (Shafritz & Ott, 2001; Winder, 2003; Sayilar, 2016) yang membahas kaitan antara konsep organisasi, struktur dan lingkungan.
•Teori ini muncul seiring dengan studi-studi organisasional yang dikembangkan dengan teori sistem terbuka pada tahun 1950-an.
Model dasar organisasi sebagai suatu sistem terbuka
Batas Sistem Internal
Input
Proses Transformasi
Output
Penggunaan Keluaran
Kembali
nya Keluaran
Feedback
Pendekatan Sistem
•Pendekatan ini memandang organisasi sebagai satu kesatuan yang saling berinteraksi yang tak terpisahkan.
•Organisasi merupakan bagian dari lingkungan eksternal dalam pengertian luas.
•Sebagai suatu pendekatan system
•manajemen meliputi sistem umum dan sistem manajemen spesifik meliputi struktur organisasi, desain pekerjaan, akuntansi, sistem informasi dan mekanisme perencanaan serta pengawasan.
•Secara sederhana berarti bahwa segala sesuatu adalah saling berhubungan dan saling tergantung.
2. Pendekatan Kontingensi
Menurut pendekatan ini tugas pimpinan organisasi adalah mengidentifikasi teknik mana, pada situasi tertentu, di bawah keadaan tertentu, pada waktu tertentu akan membantu pencapaian tujuan manajemen. Perbedaan kondisi dan situasi membutuhkan aplikasi teknik manajemen yg berbeda pula karena tidak ada prinsip, teknik dan konsep yang universal yang dapat diterapkan pada seluruh kondisi.
Adopsi Manajemen Strategi di Sektor Publik
•Diinisiasi oleh adanya perkembangan karakteristik kajian administrasi publik.
•Administrasi negara baru fokus tidak hanya pada aspek efisiensi output, namun juga outcome dan equity serta equality.
•Konsep New Public Management (Christopher Hood, 1991) yang menghendaki organisasi sektor publik dikelola secara profesional, perlu perencanaan dan pengendalian.
• Konsep Re-Inventing Government (David Osborne & Ted Gaebler, 1992), semangat kewirausahaan dalam administrasi publik.
•New Public Service (1990), administrasi publik yang demokratis bertanggung jawab memenuhi hak publik bukan sekedar melayani pelanggan.
artikel terkait : RUANG LINGKUP PELAYANAN PUBLIK
