•Isu lingkungan saat ini merupakan isu global (yang mendunia), terutama dikaitkan dengan perubahan iklim dunia yang disebut dengan pemanasan global (global warming). Artinya, problem lingkungan yang ada di daerah (kota) kita, bukan saja menjadi problem daerah (nasional), tetapi juga menjadi problem negara-negara lain (dunia).
•Untuk mengeliminasi problem pemanasan global tersebut, salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah melakukan penghijauan, dan mengurangi penggundulan hutan.

lBagi lingkungan kota, penghijauan dalam arti membuat taman-taman kota, hutan kota, dan taman-taman rumah (pekarangan) merupakan suatu hal yang dapat dilakukan untuk mereduksi pemanasan global, dan dalam rangka pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development).
Hal lain yang sering menjadi problem lingkungan kota, umumnya di Indonesia adalah problem kebersihan, limbah industri (besar dan kecil), drainase, daerah kumuh (slum area), kemacetan lalulintas, polusi udara dan air, dan sebagainya

MENGAPA PERLU MEMELIHARA LINGKUNGAN ?
Kita perlu memelihara lingkungan kita karena ada keterkaitan kita (manusia) dengan lingkungan (baik lingkungan benda-benda hidup maupun mati).
Keterkaitan antar komponen lingkungan dalam ekosistem, kehidupan di alam ini tidak lepas dari adanya proses interaksi antara suatu makhluk dengan lingkungannya, baik interaksinya dengan mahluk hidup maupun makhluk tak hidup. Bentuk interaksi yang ada di alam termasuk di lokasi rencana pengembangan daerah (kota) tentu sudah ada (secara alamiah), dan bentuk interaksi ini harus kita pahami agar jangan sampai terjadi perubahan interaksi yang akan mengganggu sistem yang sudah ada.
►Ketergantungan antar komponen lingkungan dalam ekosistem, semua mahluk hidup di alam ini tidak ada yang dapat hidup mandiri tanpa bantuan kehidupan lainnya.
►Setiap makhluk hidup baik itu manusia, hewan, atau pun tumbuhan tentu mempunyai ketergantungan yang tinggi terhadap lingkungannya.
►Sumber daya alam di sekitarnya sering menjadi sumber ketergantungan dari makhluk hidup yang bersangkutan.
►Namun demikian kenyataan yang terjadi sering sekali sumber daya alam yang ada di sekitarnya tidak selalu mencukupi semuanya. Selalu ada keterbatasan keterbatasan untuk komponen tertentu. Komponen tersebut pada kenyataannya menjadi faktor pembatas.
•Keharmonisan hubungan antar komponen lingkungan dalam ekosistem, di dalam kehidupan tentu sangat diharapkan adanya keharmonisan.
•Keharmonisan disini tentu tidak hanya makhluk hidup manusia saja akan tetapi mencakup makhluk hidup yang lain. Berbagai perubahan bentang alam, pengambilan sumber daya alam, pengolahan lahan dan lain sebagainya tentu harus diperhatikan. Di dalam suatu interaksi, kita perlu menjaga adanya keharmonisan dalam suatu hubungan, sehingga tidak membahayakan keberlanjutan ekosistem.
•Keberlanjutan ekosistem, bagaimanapun semua makhluk hidup memerlukan adanya keberlanjutan.
•Agar dapat berkelanjutan, maka diperlukan adanya keharmonisan. Untuk itu perubahan yang ada tetap harus diperhatikan jangan sampai mengganggu keharmonisannya.
BAGAIMANA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN KOTA ?
Seperti telah disebutkan pada bagian terdahulu bahwa partisipasi masyarakat sangat menetukan keberhasilan pembangunan, tentunya juga dalam hal pembangunan lingkungan kota.
Karena itu, masyarakat harus senantiasa dilibatkan dalam setiap perencanaan pembangunan kota, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, dan evaluasi.
Terkait dengan isu-isu lingkungan kota yang paling dekat dengan masyarakat antara lain adalah persoalan kebersihan dan penghijauan pekarangan (rumah), serta lingkungan tempat tinggal.
artikel terkait : BUDAYA DAN LINGKUNGAN
