
Perilakudan Mentalitas Organisatoris Organisasi Masa Lalu dan
Organisasi Saat ini Pengunaan ICT/E-Gov
Organisasi Masa Depan Dan Organisasi Yang Diinginkan
Perubahan perilaku Organisasi merupakan kunci pokok dalam menghadapi perubahan.
PERMASALAHAN
Organisasi telah berkembang semenjak zaman Mesir kuno, revolusi industri thn 1700, zaman industri 1850-1920, gerakan hubungan kemanusiaan thn 1930, hingga thn. l970 dengan pendekatan perilaku organisasi (Luthan, 1981)
Organisasi Saat ini; Hirarkis Otoritas, Impersonal, Peraturan Tertulis, Promosi Berdasarkan Prestasi, Pembagian Kerja dan Efisiensi. (Max Weber)
Manejer DAN Organisasi YANG KITA INGINKAN:
Manejer dan Organisasia kan terlepas dari hirarki dan struktur organisasi yang kaku.
Organisasi Organisasi lebih transfaran, responsif, ramah terhadap pengguna (user friendly), dinamis, berorientasi pada pelayanan, bekerja dalam dalam team, terlepas dari prosedur yang berbelit-belit.
Kurt Lewin, 1951, menyebutkan:
Ada dua kekuatan perubahan; 1) kekuatan untuk mendorong perubahan driving forces dan 2) kekuatan untuk menetang perubahan restraining forces.
Kekuatan menentang perubahan: ketakutan akan kegagalan, ketakutan akan kehilangan status, kebiasaan yang sudah menetap, atau kurangnya sumber daya.
Jika kekuatan mendorong perubahan lebih besar maka perubahan akan terjadi dan sebaliknya, jika mementang yang lebih besar maka perubahan tidak akan terjadi
David C. Wilson dan Robert H Rosenfeld 1990, Managing organaization mengemukakan 4 alasan untuk menolak perubahan: 1).kepentingan pribadi, 2).rendahnya tingkat kepercayaan dibarengi dengan salah pengertian 3).perbedaan pandangan atau penilaian terhadap keuntungan dari perubahan dan 4).rendahnya toleransi terhadap perubahan.
Jones, (2004): bahwa salah satu pertimbangan utama untuk menolak perubahan adalah ketidak-mampuan organisasi untuk menghadapi perubahan diantaranya kelesuan organisatoris, kecenderungan dari suatu organisasi untuk memelihara keadaan yang telah lama berjalan (staus qou). Kegagalan untuk mengadakan perubahan terutama menyangkut gaya dan perilaku yang sudah lama menjadi kebisaan
(DiMaggio & Powell, 1983., Rowan, 1983):
Para karyawan menolak perubahan dikarenakan, takut kehilangan jabatan, kehilangan penghasilan, ketidak pastian dan ketidak amanan dalam menghadapi proses perubahan.
ARTIKEL TERKAIT : DEFINISI PUBLIC RELATIONS
