Ciri- ciri Decision making di organisasi publik
| Faktor | Organisasi publik | Akibat pada pengambilan keputusan |
| Lingkungan pasar | Organisasi public yang membentuk pasar | Pengambil kebijakan berkewajiban untuk mendengarkan pandangan masyarakat |
| Kerjasama | Kolaborasi antar organisasi public yang menawarkan layanan | Kompetisi bergeser ke kolaborasi. Pemain kunci dalam kolaborasi tersebut harus memiliki peran dalam memberikan solusi bagi pelayanan |
| Ketersediaan data | Data Performa dan intelegensi terbatas | Menurunnya decision making yg didasarkan pada data performa dan intelegensi |
| Pembatasan | Mandate dan kewajiban membatasi otonomi dan fleksibilitas | Kebutuhan akan consensus dibutuhkan dalam organisasi publik |
| Pengaruh Politik | Pengaruh politik berasal dari legislator, interest group, dan masyarakat pengguna layanan publik | Perlu waktu untuk menyeimbangkan berbagai kepentingan yang berasal dari berbagai stakeholder |
| Kepemilikan | Warganegara adalah pemilik yang dapat menuntut perbaikan aktivitas organisasi publik | Melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan dalam organisasi public |
| Proses Tujuan organisasi | Pergeseran tujuan dan konflik sulit diprediksi | Kejelasan tentang kebutuhan alternatif sangat sulit diperoleh. Butuh waktu untuk membuat keputusan dalam organisasi publik |
| Batasan Otoritas | Stakeholder di luar pimpinan yang memiliki otoritas mengontrol serta mempengaruhi ide | Waktu dan sumber daya lebih terbatas dalam organisasi publik |
Model- model Pengambilan keputusan di organisasi Publik
Planning programming budgeting system (PPBS)
Quasi Commercial Sector
Rasionalist Model
Information processing theory
Digital Approach
PPBS
Salah satu ekonom yang memperkenalkan metode ini adalah Arthur Smithies pada tahun 1950-an
Diadopsi pertama kali oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat tahun 1960 dan diterapkan diseluruh departemen pemerintahan federal Amerika Serikat pada tahun 1963 oleh Presiden Lyndon Johnson
PPBS memiliki kerangka kerja yang melakukan identifikasi pengeluaran sedekat mungkin dan menghubungkannya dengan tujuan tertentu dalam istilah pembiayaan
Idealnya terdapat sebuah program yang dihubungkan dengan setiap tujuan yang ditetapkan oleh organisasi publik
Model ini juga menggambarkan berbagai hambatan terutama hambatan adminsitrasi di dalam mencapai tujuan
PPBS
PPBS mengintegrasikan tiga fungsi dasar : Pertama, Planning dengan langkah mensurvey keadaan masa sekarang, memproyeksikan tren yang akan datang serta menentukan tujuan dan sasaran. Kedua, pemerograman yang berkaitan dengan pembuatan proyek dan pelatihan untuk mencapai tujuan Ketiga, Penganggaran menggabungkan kedua penetapan biaya (dalam arti ekonomi seluas-luasnya) proyek dan tindakan yang akan dilaksanakan, dan penetapandari sistem kontrol untuk memantau biaya
artikel terkait : Model bureaucratic polity
