Mengenal Lambang Negara Republik Indonesia dan Maknanya

Lambang negara Republik Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara Indonesia dan semboyannya ditegaskan dalam Pasal 36A UUD 1945 setelah amandemen. Lambang tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 1951 tentang Bentuk dan Ukuran Lambang Negara.

Lambang negara Republik Indonesia berbentuk burung garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan dari sudut pandang Garuda, perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Lambang negara Republik Indonesia pertama kali diusulkan keberadaannya setelah Perang Kemerdekaan 1945-1949 dan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar pada 1949, seperti dikutip dari Spiritualisme Pancasila oleh Fokky Fuad Wasitaatmadja.

Lambang negara Republik Indonesia yang digunakan hari ini dirancang oleh Menteri Negara RIS Sultan Hamid II dengan perbaikan dari Soekarno dan dilukis oleh pelukis istana Dullah.

Burung garuda disahkan menjadi lambang negara pada tanggal 11 Februari 1950 di Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat. Soekarno memperkenalkan lambang negara Indonesia pertama kali pada khalayak umum pada tanggal 15 Februari 1950 di Hotel Des Indes Jakarta.

Makna Lambang Negara Indonesia Garuda Pancasila

1. Makna Garuda sebagai lambang negara

Makna Garuda sebagai lambang negara yaitu untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa uang besar dan negara yang kuat.
Garuda muncul dalam berbagai kisah terutama di Jawa dan Bali. Dalam banyak kisah, Garuda melambangkan kebajikan, pengetahuan, kekuatan, keberanian, kesetiaan, dan kedisiplinan.

Garuda memiliki paruh, sayap, ekor, dan cakar yang melambangkan kekuatan dan tenaga pembangunan.

2. Arti warna pada lambang Garuda Pancasila

Warna keemasan pada burung Garuda melambangkan keagungan dan kejayaan.

3. Jumlah bulu Garuda Pancasila

Jumlah bulu Garuda Pancasila melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, yakni sebagai berikut:
– 17 helai bulu pada masing-masing sayap
– 8 helai bulu pada ekor
– 19 helai bulu di bawah perisai atau pada pangkal ekor
– 45 helai bulu di leher

4. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Semboyan negara Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu”.

 

artikel terkait : 7 Nilai Luhur Perumusan Pancasila bagi Bangsa Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *