Microsoft menjadi perusahaan publik paling berharga di dunia, menggeser Apple. Hal itu menyusul kinerja Apple yang meleset dari ekspektasi.
Sementara Microsoft mencapai hampir USD 2,49 triliun atau sekitar Rp 35.429,09 triliun. Sebagai akibat dari kendala rantai pasokan, pendapatan fiskal kuartal keempat Apple meleset dari ekspektasi Wall Street.
1.Apple Minggir Dulu, Microsoft Kini Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Microsoft menjadi perusahaan publik paling berharga di dunia, menggeser Apple. Hal itu menyusul kinerja Apple yang meleset dari ekspektasi. Nilai pasar Apple tercatat sekitar USD 2,46 triliun atau sekitar Rp 35.002,23 triliun (kurs Rp 14.228 per USD) saat penutupan perdagangan Jumat, 29 Oktober 2021. Sementara Microsoft mencapai hampir USD 2,49 triliun atau sekitar Rp 35.429,09 triliun. Sebagai akibat dari kendala rantai pasokan, pendapatan fiskal kuartal keempat Apple meleset dari ekspektasi Wall Street. Walaupun begitu, pendapatan keseluruhan Apple meningkat 29 persen. Setiap kategori mengalami kenaikan setiap tahun. Berikut hasil pencapaian Apple versus perkiraan analis yang dicatat Refinitiv: EPS : Apple Inc berada di posisi USD 1,24 atau Rp 17.592,56 sesuai dengan perkiraan analis. Pendapatan : Perusahaanya hanya mampu mendapat USD 83,36 miliar atau setara Rp 1.183 triliun. Sementara pakar memperkirakan sebesar USD 84,85 miliar setara Rp 1.203, 8 triliun. Meskipun begitu perolehan ini mengungguli 29 persen YoY. Pendapatan iPhone : Produk gawai mengantongi sebanyak USD 38,87 miliar atau setara Rp 551,4 triliun) sedangkan perkiraan analis dan Wall Street adalah USD 41,51 atau Rp 588,9 triliun. Meskipun nilai ini naik 47 persen YoY. Pandapatan Layanan: Analis memproyeksikan sebesar USD 17,64 miliar atau setara Rp 250,2 triliun. Apple mampu melampui dengan perolehan USD 18,28 miliar atau Rp 259,3 triliun. Pendapatan Produk Lainnya: Apple mendapat USD 8,79 miliar atau Rp 124,7 triliun. Yang mana perkiraan analis sebanyak USD 9,33 miliar setara Rp 132,3 triliun. Meski di bawah perkiraan pakar, nilai tersebut melejit 11,5 persen YoY. Pendapatan Mac: Produk laptop Apple mendapat USD 9,18 miliar (sebanding Rp 130,2 triliun) atau naik 1,6 persen YoY. Angkanya masih di bawah perkiraan senilai 9,23 miliar sekitar Rp 130,9 triliun. Pendapatan iPad: Produk tab menyumbang USD 8,25 miliar atau senilai Rp 117,07 triliun menunjukkan kenaikan 21,4 persen. Pencapaian ini jauh lebih tinggi dari perkiraan analis senilai USD 7,23 miliar atau Rp 102,5 triliun Margin kotor: Perusahaan mengantongi 42,2 persen sesuai dengan dugaan analis. Apple belum memberikan panduan resmi sejak awal pandemi. Cook mempunyai target agar Apple mengalami pertumbuhan pendapatan YoY yang solid pada kuartal IV tepatnya Desember. Faktanya Cook menuturkan, Apple berpotensi menghadapi kendala pasokan yang lebih buruk dan lebih tinggi dari USD 6 miliar atau setara Rp 85,1 triliun. Kendala itu dihadapi saat mencapai pendapatan pada kuartal III. Namun, Apple optimistis kuartal IV akan menjadi yang terbesar dalam hal pendapatan perusahaan dalam sejarahnya.
artikel terkait : 4 Manfaat Menaruh Bawang Putih di Bawah Bantal Saat Tidur
