- Sharafat khan (1997) menawarkan sebuah model pemberdayaan yang dapat dikembangkan dalam sebuah organisasi. Model pemberdayaan tersebut, adalah:
1.Desire
Tahap pertama dalam model pemberdayaan adalah keinginan dari manajemen untuk mendelegasikan dan melibatkan pekerja. Yang termasuk hal ini antara lain :
- Pekerja diberikan banyak kesempatan untuk mengidentifikasi permasalahan yang sedang berkembang
- Memperkecil directive personality dan memperluas keterlibatan pekerja
- Mendorong terciptanya perspektif baru dan memikirkan kembali strategi kerja
- Menggambarkan keahlian team dan melatih karyawan untuk menguasai sendiri (self control)
- Trust
Setelah adanya keinginan dari manajemen untuk pemberdayaan, langkah selanjutnya adalah membangun kepercayaan, antarmanajemen dan karyawan. Adanya saling percaya antar anggota organisasi akan tercipta kondisi yang baik untuk pertukaran informasi dan saran tanpa adanya rasa takut.
- Confident
Langkah selanjutnya setelah adanya saling percaya adalah menimbulkan rasa percaya diri karyawan dengan menghargai terhadap kemampuan yang dimiliki oleh karyawan
- Credibility
Langkah keempat menjaga kredibilitas dengan penghargaan dan mengembangkan lingkungan kerja yang mendorong kompetisi yang sehat sehingga tercipta organisasi yang memiliki performance yang tinggi.
- Accountibility
Tahap dalam proses pemberdayaan selanjutnya adalah pertanggung jawaban karyawan pada wewenang yang diberikan. Dengan menetapkan secara konsisten dan jelas tentang peran, standar dan tujuan tentang penilaian terhadap kinerja karyawan, tahap ini sebagai sarana evaluasi terhadap kinerja karyawan dalam penyelesaian dan tanggung jawab terhadap wewenang yang diberikan.
Communication
Langkah terakhir adalah adanya komunikasi yang terbuka untuk menciptakan saling memahami antarkaryawan dan manajemen. Keterbukaan ini dapat diwujudkan dengan adanya kritik dan saran terhadap hasil dan prestasi dilakukan pekerja.
Model-model tersebut menggambarkan bahwa sebuah pemberdayaan merupakan serangkaian proses bertahap dalam organisasi agar dapat dicapai secara optimal dan membangun kesadaran dari anggota organisasi akan pentingnya proses pemberdayaan sehingga perlu adanya komitmen dari anggota terhadap organisasi.
Masalah dalam Pemberdayaan
- Menurut khan (1997) ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam proses pemberdayaan antara lain :
1.Lembaga tidak memiliki keahlian yang cukup dalam proses pemberdayaan
2.Kurangnya dorongan dan komitmen lembaga
3.Adanya keengganan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk diperdayakan
4.Besarnya biaya dan waktu yang dikeluarkan
5.Manajemen gagal dalam menyediakan feedback (umpan balik) dan saran yang konstruktif
Kiat Pemberdayaan
Pemberdayaan dengan memanfaatkan konsep 7M merupakan solusi dalam usaha mempertahankan sumber daya manusia yang unggul. 7M tersebut antara lain adalah :
1.Memahami
2.Mempercayai
3.Mendengarkan
4.Mendorong pencapaian yang terbaik
5.Menghormati
6.Mengakui
7.Menghargai
artikel terkait : Pemberdayaan dan Pengembangan dalam SDM
