Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
facebook
twitter
youtube
instagram
linkedin
Magister Ilmu Administrasi Publik Universitas Medan Area | Prodi Magister Ilmu Administrasi Publik Terbaik di Sumut
Call Support 0813-7407-0969
Email Support [email protected]
Location Jalan Setiabudi Nomor 79B Jalan Sei Serayu Nomor 70 A
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR
    • VISI DAN MISI
    • SARANA
      • CONVENTION HALL
      • AREA PARKIR
      • LABORATORIUM
      • PERPUSTAKAAN
      • RUANG DISKUSI
      • MASJID
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
      • BROSUR
      • LAPOR AOC
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL KULIAH MAP
      • JADWAL SEMINAR
      • JADWAL UJIAN
      • JADWAL WISUDA
    • JADWAL MATRIKULASI MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIK
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
      • SEMESTER I
      • SEMESTER II
      • SEMESTER III
      • SEMESTER IV
  • AKTIVITAS PRODI
    • PRESTASI PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • KERJASAMA
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-LEARNING
      • APIK
      • OPAC
      • REPOSITORY
      • SINDITAKA
      • SAIS
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • DAFTAR DOSEN
    • DOSEN PENASEHAT AKADEMIK
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • E-LEARNING
    • OPAC UMA
  • ARSIP
    • DOKUMEN PRODI
      • PEDOMAN
      • SYARAT PENGAJUAN SK SEMINAR DAN UJIAN TESIS
      • FORMULIR
      • SERTIFIKAT AKREDITASI
    • PENGUMUMAN
    • Artikel
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIVITAS ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • HUBUNGI KAMI

Model Pemberdayaan dan Masalah dalam Pemberdayaan

Home > Artikel > Model Pemberdayaan dan Masalah dalam Pemberdayaan

Model Pemberdayaan dan Masalah dalam Pemberdayaan

Posted on 3 November 202324 November 2023 by admin
0
  • Sharafat khan (1997) menawarkan sebuah model pemberdayaan yang dapat dikembangkan dalam sebuah organisasi. Model pemberdayaan tersebut, adalah:

1.Desire

  Tahap pertama dalam model pemberdayaan adalah keinginan dari manajemen untuk mendelegasikan dan melibatkan pekerja. Yang termasuk hal ini antara lain :

  1. Pekerja diberikan banyak kesempatan untuk mengidentifikasi permasalahan yang sedang berkembang
  2. Memperkecil directive personality dan memperluas keterlibatan pekerja
  3. Mendorong terciptanya perspektif baru dan memikirkan kembali strategi kerja
  4. Menggambarkan keahlian team dan melatih karyawan untuk menguasai sendiri (self control)
  1. Trust

Setelah adanya keinginan dari manajemen untuk pemberdayaan, langkah selanjutnya adalah membangun kepercayaan, antarmanajemen dan karyawan. Adanya saling percaya antar anggota organisasi akan tercipta kondisi yang baik untuk pertukaran informasi dan saran tanpa adanya rasa takut.

  1. Confident

  Langkah selanjutnya setelah adanya saling percaya adalah menimbulkan rasa percaya diri karyawan dengan menghargai terhadap kemampuan yang dimiliki oleh karyawan

  1. Credibility

Langkah keempat menjaga kredibilitas dengan penghargaan dan mengembangkan lingkungan kerja yang mendorong kompetisi yang sehat sehingga tercipta organisasi yang memiliki performance yang tinggi.

  1. Accountibility

Tahap dalam proses pemberdayaan selanjutnya adalah pertanggung jawaban karyawan pada wewenang yang diberikan. Dengan menetapkan secara konsisten dan jelas tentang peran, standar dan tujuan tentang penilaian terhadap kinerja karyawan, tahap ini sebagai sarana evaluasi terhadap kinerja karyawan dalam penyelesaian dan tanggung jawab terhadap wewenang yang diberikan.

Communication

Langkah terakhir adalah adanya komunikasi yang terbuka untuk menciptakan saling memahami antarkaryawan dan manajemen. Keterbukaan ini dapat diwujudkan dengan adanya kritik dan saran terhadap hasil dan prestasi dilakukan pekerja.

Model-model tersebut menggambarkan bahwa sebuah pemberdayaan merupakan serangkaian proses bertahap dalam organisasi agar dapat dicapai secara optimal dan membangun kesadaran dari anggota organisasi akan pentingnya proses pemberdayaan sehingga perlu adanya komitmen dari anggota terhadap organisasi.

Masalah dalam Pemberdayaan

  • Menurut khan (1997) ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam proses pemberdayaan antara lain :

1.Lembaga tidak memiliki keahlian yang cukup dalam proses pemberdayaan

2.Kurangnya dorongan dan komitmen lembaga

3.Adanya keengganan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk diperdayakan

4.Besarnya biaya dan waktu yang dikeluarkan

5.Manajemen gagal dalam menyediakan feedback (umpan balik) dan saran yang konstruktif

Kiat Pemberdayaan

Pemberdayaan dengan memanfaatkan konsep 7M merupakan solusi dalam usaha mempertahankan sumber daya manusia yang unggul. 7M tersebut antara lain adalah :

1.Memahami

2.Mempercayai

3.Mendengarkan

4.Mendorong pencapaian yang terbaik

5.Menghormati

6.Mengakui

7.Menghargai

 

artikel terkait : Pemberdayaan dan Pengembangan dalam SDM

Views: 350

Tags: UMA Berkualitas

View this post on Instagram

Shared post on Time

Kaitan UMA

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168. Call Center : 0811-6013-888
[email protected]
Kampus II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994 HP : 0811 607 259
[email protected]
Copyright © 2026Magister Ilmu Administrasi Publik Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian